Masuk

Layanan

Kemitraan Pusjatan


Tahapan Kegiatan (SOP) Penyusunan Perjanjian Kerjasama Dalam Negeri

  1. Mitra menyampaikan permintaan kerjasama kepada Kepala Badan Litbang dan atau Sekretaris Badan Litbang dan atau Kepala Pusat Litbang.
  2. Kepala Badan Litbang menerima dan mempelajari permintaan kerjasama dari mitra untuk kemudian didisposisikan kepada Sekretaris Badan Litbang dan atau Kepala Pusat Litbang terkait untuk diproses Iebih lanjut.
  3. Sekretaris Badan Litbang dan atau Kepala Pusat Litbang mendata kebutuhan kerjasama/kemitraan termasuk permintaan kerjasama dari mitra.
  4. Sekretaris Badan Litbang dan atau Kepala Pusat Litbang memeriksa peluang kerjasama berdasarkan data kebutuhan kerjasama.
  5. Apabila kerjasama dapat dilakukan dengan melibatkan Iebih dari satu Unit Eselon II Badan Litbang, maka disusun konsep KSB dan rencana kerja.
  6. Apabila kerjasama hanya dapat dilakukan dengan satu Unit Eselon II Badan Litbang, maka cukup disusun konsep PKS dan rencana kerja.

    CATATAN: Data kebutuhan kerjasama/kemitraan termasuk permintaan kerjasama dari mitra dapat saja tidak ditindaklanjuti dengan kerjasama/kemitraan, melainkan cukup dilakukan koordinasi dan sinergi kegiatan antar instansi.

  7. Berdasarkan butir 5), Sekretaris Badan Litbang dan Kepala Pusat Litbang menindaklanjuti dengan penyusunan KSB dan rencana kerja.
  8. Berdasarkan butir 6), Sekretaris Badan Litbang menyampaikan permintaan kerjasama dari mitra kepada Kepala Pusat Litbang untuk kemudian ditindaklanjuti penyusunan konsep PKS dan rencana kerja.
  9. Setelah konsep PKS disusun dan dilampirkan rencana kerja, Kepala Pusat Litbang memproses konfirmasi persetujuan konsep yang ditujukan kepada Sekretaris Badan Litbang dan Kepala Badan Litbang.
  10. Sekretaris Badan Litbang menerima dan memeriksa konsep PKS yang disertai lampiran rencana kerja. Apabila menyetujui konsep tersebut, Sekretaris Badan Litbang membubuhkan paraf pada lembar konfirmasi persetujuan untuk kemudian diserahkan kepada Kepala Pusat Litbang untuk diproses Iebih lanjut.
  11. Apabila Sekretaris Badan Litbang tidak menyetujui konsep tersebut, maka konsep PKS diserahkan kembali kepada Kepala Pusat Litbang untuk diperbaiki. Selanjutnya, Kepala Pusat Litbang mengulang proses penyusunan PKS sesuai butir 9) dan seterusnya.
  12. Konsep KSB yang telah disetujui Sekretaris Badan Litbang diserahkan kepada Kepala Badan Litbang. Apabila menyetujui konsep tersebut, maka Kepala Badan Litbang membubuhkan paraf pada lembar konfirmasi persetujuan untuk kemudian diserahkan kepada Kepala Pusat Litbang untuk diproses Iebih lanjut.
  13. Apabila Kepala Badan Litbang tidak menyetujui konsep tersebut, maka konsep PKS diserahkan kembali kepada Kepala Pusat Litbang untuk diperbaiki. Selanjutnya, Kepala Pusat Litbang mengulang proses penyusunan PKS sesuai butir 9), 12) dan seterusnya.
  14. Konsep PKS yang telah disetujui Kepala Badan Litbang dijadikan PKS untuk kemudian diproses penandatanganannya.
  15. PKS ditandatangani oleh Kepala Pusat Litbang dan mitra.

Download

Tahapan (SOP) Penyelenggaraan Kerjasama Dalam Negeri dan Manajemen Layanan Publik.pdf