Masuk

Layanan

Hibah Penelitian


Untuk pemerintah pusat, komponen pendapatan di dalam APBN adalah penerimaan perpajakan, PNBP dan hibah. Pengelolaan keuangan negara membutuhkan interaksi dan kerjasama dengan pemerintah negara lain, organisasi internasional, perusahaan dan masyarakat. Kerjasama dan hubungan tersebut dapat berbentuk hubungan pemberian bantuan yang bersifat mengikat dan bantuan yang bersifat tidak mengikat atau hibah.

Pemberian bantuan dapat dibedakan menjadi dua yaitu pemberian bantuan yang harus dikembalikan dan tidak dikembalikan. Bantuan yang tidak dikembalikan disebut sebagai hibah atau dalam terminologi internasional sering disebut sebagai grant. Hibah merupakan bentuk bantuan yang tidak harus dikembalikan dan tidak mengikat pihak yang diberi untuk melakukan komitmen tertentu. Pemberian uang, barang atau jasa harus dilihat dampak jangka panjangnya dan tetap barus memperhatikan kemandirian bangsa dan independensi pemerintah.

Indonesia Road Data Center Operation (IRODCO).

IRODCO merupakan sebuah konsep sistem penyimpanan basis data jalan yang terintegrasi dalam sebuah pusat penyimpanan (data center). Data dari berbagai institusi terkait bidang jalan, nantinya dapat disimpan, diolah dan dikelola untuk dijadikan informasi dengan nilai tambah di dalamnya. Konsep IRODCO dibangun dengan menganalisa data yang dimiliki oleh berbagai institusi penyelenggara jalan di Indonesia. Kegiatan IRODCO terbagi dalam beberapa tahapan yang panjang dengan total waktu pelaksanaan hingga 20 tahun. Setelah menyelesaikan penyusunan master plan pada tahun lalu, tahun ini merupakan fase krusial dari rangkaian project IRODCO. Karena sudah masuk tahap pelaksanaan pilot project dengan mengambil lokasi di Kota Bandung.

Dengan dibantu oleh tenaga ahli dan perangkat teknologi informasi terbaru dari Korea, IRODCO akan mencoba membuat simulasi sistem satu database data jalan di Kota Bandung. Proyek hibah IRODCO merupakan proyek yang dikerjakan bersama oleh tiga institusi pusat (Kempupera, Kemhub dan Korlantas Polri) dan pemerintah daerah (Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Bandung). IRODCO akan mengadopsi teknologi basis data jalan dan jembatan yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun di Korea Selatan. Para ahli dari KOICA dan konsorsium KOTI akan membantu pengerjaan kegiatan ini berdasarkan pengalaman mereka dalam implementasi teknologi basis data di negaranya.

Apabila pilot project IRODCO di Kota Bandung berhasil, akan dilanjutkan implementasi IRODCO skala nasional. Namun hal tersebut masih membutuhkan kerja keras dari berbagai pihak yang terlibat, karena tidak dipungkiri proyek ini melibatkan 16 unit kerja di KemenPUPR, Kemenhub, Polri dan Pemda.