DIREKTORAT BINA TEKNIK JALAN DAN JEMBATAN

BLTSL

No Judul Kegiatan/ Lokasi/ Pemohon "Pelaksana/ Nomor Surat Tugas" Progres Tindak Lanjut Tanggal Pelaksanaan Permasalahan Jenis Pengujian Rekomendasi Teknis
1 "Advis Teknis Penerapan teknologi terbatas teknologi vegetasi di Jalan Tol Cisumdawu " Asep Sunandar, ST.,MT ; Sri Yeni Mulyani, STp., MP; Indra Andika Prananda, S.ST ./ Nomor Surat tugas 178/SPT/Lbg/2019 dan 09/ST/BSTL/2019 Peninjauan ke lapangan 30 Januari 2019 dan 20 Februari 2019 Akan dilaksanakan uji coba teknologi hydroseeding di jalan tol cisumdawu, sehingga perlu memastikan bahwa metode dan material yang digunakan sesuai dengan pedoman teknologi hydroseeding - Metode dan material yang digunakan seharusnya mengikuti pedoman teknologi hydroseeding
2 Bantuan Advis/Pendampingan dalam penyusunan DED Replikasi Perdana Teknologi Jalan di Tongging - Silalahi / Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan dan penerapan Teknologi / Nomor surat : UM.01.02-Le/97 Wira Putranto / Nomor surat tugas 49/ST/BTSL/2019 Peninjauan ke lapangan, audit keselamatan jalan 8 - 11 April 2019 Pembahasan laporan pendahuluan serta penyusunan DED replika perdana teknologi jalan Tongging - Silalahi, permasalahannya adalah : 1. beberapa tikungan tajam yang tidak sesuai dengan standar geometrik yang dilihat dari kendaraan yang melewati ruas tersebut, 2. dari sisi keselamatan jalan terdapat potensi kecelakaan akibat geometrik eksisting - 1. Pelebaran pada tikungan tajam yang disesuaikna dengan kendaraan rencana dan kecepatan rencana ; 2. Kebutuhan perlengkapan jalan dan pagar pengaman untuk peringatan dan petunjuk serta pengaman bagi pengendara jalan ; 3. adanya potensi untuk jalan wisata
3 Pendampingan Audit Trotoar/Jl. Asia Afrika Kota Bandung/Dinas PU Kota Bandung / Nomor Surat : 005/24 - DPU Andri Yuniardi dan Wira Putranto Peninjauan ke Lapangan 25 April 2019 Audit Trotoar di jalan Asia Afrika kota Bandung sepanjang 12 km. - Pelandaian jalur akses (ramp) trotoar, terutama akses zebra cross, perbaikan pelican crossing, penggantian guiding block yang sudah tidak berfungsi dan penambahan guiding blok, perbaikan lajur guiding blok yang tidak tepat, pembongkaran beberapa bollard, pot bunga permanen dan bangunan pelengkap lainnya yang menggurangi ruang bebas troatoar.
4 Advis Teknis Independent Quality Asesment pada jalan tol ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang dan Pematang Penggang - Kayu Agung / PT. Hutama Karya (persero) no surat PBJT/TM.654/Ekstern.126/III/2019 Anjang Nugroho dan Dwi Budi Permana / 42/ST/STANKER/2019 Sedang berlangsung dan telah dilakukan Survei Pendahuluan 2 - 5 April 2019 Penilaian kualitas secara independent pekerjaan Jalan Tol Trans Sumatera bidang sistem teknik lalu lintas - Survei detail drainase pada bangunan pelengkap jalan tol meliputi jembatan, lintas atas, lintas bawah, gorong-gorong, saluran tepi jalan, tembok penahan tanah. Selain itu dilakukan survei keselamatan jalan terhadap potensi bahaya terkait aspek geometrik yaitu alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, dan koordinasi alinyemen horizontal dan vertikal.
5 Advis Teknis Pembuatan Zona Penyebrangan Aman / Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan / Nomor Surat. UM.0401-Ps/112 Anjang Nugroho, ST, M.Sc ; Rohayati Wiastuti, ST ; Adi Supardi ; Ruswanda / Surat tugas 80/ST/BSTL/2019 Sedang berlangsung dan telah dilakukan survey, pengambilan data, dan proses pengolahan data 14 - 17 Mei 2019 Belum tersedianya fasilitas penyeberangan dari gedung A2 ke area utama Kementerian PUPR - Rekomendasi 1: zebra cross; Rekomendasi 2: pelican; Rekomendasi 3: Jembatan Penyeberangan Orang; Rekomendasi 4: JPO antar gedung dengan akses ke PKL di trotoar; Rekomendasi 5: JPO dengan lapak PKL
6 a. Pendampingan Teknis Perencanaan Jalan Hijau pada ruas jalan provinsi Jl. Setia Budi (Sp.Jl. Flamboyan - Sp. Jl. Jamin Ginting dan Sp. Jl. Dr. Mansyur - Sp. Jl. Flamboyan) Kota Medan / Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara / Nomor surat 800.05/DBMBK - PE / 2370 / 2019 Drs. Muhammad Idris, MT; Drs. Gugun Gunawan, M.Si; Greece Maria Lawalata, ST.MT; Haliena Armela, ST; Parbowo, ST.MSIP; / Nomor surat tugas 83/ST/BSTL/2019 dan 89/ST/BSTL/2019 Tinjauan ke lapangan 21 - 24 Mei 2019 Perancangan trotoar jalan seperti apa agar memliki sifat berkelanjutan   Meminimalisir dampak pembangunan jalan seperti debu dengan merencanakan dan mendesain lokasi dan perletakan tanaman/pohon; mempersiapkan saluran draianse yang sesuai dengan kebutuhan, Inlet saluran drainase dan harus ditegaskan; pemasangan jeruji pada inlet, desain bak tanaman, lubang resapan air di pangkal pohon, penambahan jumlah pohon yang diadakan di tempat tersebut dilakukan.
  b. Pendampingan Teknis Perencanaan Jalan Wisata pada ruas jalan provinsi Sorkam kiri - Sigambo-gambo di Kab. Tapteng, / Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara / Nomor surat 800.05/DBMBK - PE / 2370 / 2019       Belum mengikuti Pedoman Kriteria jalan Wisata - Kriteria Jalan Wisata untuk pengembangan jalan tersebut menjadi jalan wisata, seperti dari aspek Geometris, Keselamataan Jalan, Pengembangan fasilitas dan Utilias (perabot jalan) untuk menjadi Jalan Wisata.
  c. Pendampingan Teknis Perencanaan Jalan Wisata pada ruas jalan provinsi Namu Ukur - Bts.Karo di Kab. Langkat / Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara / Nomor surat 800.05/DBMBK - PE / 2370 / 2021       Belum ada Dokumen lingkungan atau Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) ; Belum dilakukan Kegitan identifikasi dan evaluasi dampak lingkungan ; Belum ada saran teknis terkait pengelolaan lingkungan yang harus dilakukan.   "Rekomendasi dari hasil survai awal: 1) Dinas Bina Marga perlu menyusun dokumen lingkungan DELH dengan mengacu pad Permen KLHK 102 Tahun 2016 atau acua Bina marga Pedoman PLH Bidang jalan. 2) Lokasi jalan jurusan Namu Ukur- batas Karo sepanjang jalan sekitar 5,3 km rawan terhadap erosi dan longsor (seperti contoh sepanjang km 0,4 s/d km 1,45 dan km 1,7, km 2,3 km 2,7 ) , perlu disiapkan kegiatan mitigasi erosi dan longsor 3) serta penataan dan peningkatan sistem drainase disepanjang ruas jalan jurusan Namu Ukur- batas Karo sepanjang 5,3 Km. 4) dalam diskusi dengan pengelola kawasan hutan dilokasi ruas jalan jurusan Namu Ukur- batas Karo, sering ditemukan lintasan-lintasan hewan kera sumatera dan harimau sumatera seperti sekitar km 1,2, km 2, Km 2,6 dan km 3 , untuk itu perlu disiapan rencana desain lintasan satwa disekitar lokasi tersebut. 5) pada kawasan sekitar Km 3,7 banyak ditemui jenis tanaman yang dilindungi seperti kantung semar dan lain lain (perlu dilakukan kegiatan perlindungan tanaman langka) 6) dalam rencana pemeliharaan dan peningkatan akan di bangun pos jaga , perlu diatur kebijakan terkait "