Masuk

Berita

Gussasphalt Asbuton, Aspal Karet di JOINT WORKSHOP ASPHALT PAVEMENT

KAMIS , 05 APRIL 2018 11:14


Gussasphalt Asbuton, merupakan salah satu penelitian Pusjatan bekerja sama dengan Public Works Research Institute (PWRI) Jepang, dengan memanfaatkan material lokal asbuton. Termasuk juga teknologi aspal karet yang dapat meningkatkan ketahanan aspal terhadap temperatur, mengurangi terjadinya pelepasan butir, dan lebih hemat dibandingkan dengan aspal minyak. Penggunaan aspal karet juga dimaksudkan untuk meningkatkan konsumsi karet alam dalam negeri, sehingga dapat menaikkan harga karet yang sekarang sedang terpuruk di pasaran. Penelitian-penelitian ini dengan memanfaatkan material alam  melalui  penelitian dan pengembangan berbagai teknologi di bidang perkerasan jalan aspal  dan juga mendukung pembangunan infrastruktur jalan.

Kepala Pusjatan, Deded P.Sjamsudin menyampaikan bahwa, Kita perlu terbuka terhadap kemajuan teknologi di bidang aspal yang ada di luar negeri, dengan mempelajari dan memperdalam pengetahuan tentang teknologi tersebut. Kita harap ke depannya ada teknologi dari luar negeri yang dapat kita adopsi, modifikasi dengan material lokal, dan sesuaikan dengan kondisi iklim dan geografis Indonesia agar dapat diimplementasikan di Indonesia.

Deded menyampaikan hal tersebut Rabu, 4 Maret 2018,  pada pembukaan Joint Workshop Asphalt Pavement Teknologi, yang diselenggarakan di Pusjatan Bandung. Hadir pada acara tersebut Kepala BBJN VI, Direktur Peservasi Jalan Bina Marga, Pejabat di lingkungan Bina Marga, ExxonMobil,  Akademisi dan peneliti dari Pusjatan.  

Pada kesempatan itu Deded juga menambahkan bahwa penelitian asbuton merupakan dukungan terhadap Kebijakan Menteri mengenai penggunaan asbuton lebih besar lagi untuk pekerjaan jalan, karena deposit asbuton yang melimpah, yaitu sekitar 660 juta ton di Pulau Buton.

Kapusjatan pada akhir sambutan menyampaikan  agar memanfaatkan acara workshop ini secara optimal, sebagai sarana untuk saling bertukar knowledge dan pengalaman tentang bidang perkerasan jalan aspal, juga sebagai ajang networking. Dan terpenting semangat untuk  mendukung infrastruktur Indonesia demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. (Humas Pusjatan)